Kamis, 29 Desember 2022

Equity World | IHSG Terseret Laju Bursa Saham Asia

Equity World | IHSG Terseret Laju Bursa Saham Asia

Equity World | Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada penutupan perdagangan hari ini. IHSG melemah setelah bursa saham regional Asia juga melemah.

Equity World | Pasar Saham Asia-Pasifik Diperdagangkan Lebih Rendah

IHSG melemah 1,05 persen atau 72,51 bps ke level 6.850 pada penutupan perdagangan Rabu, 28 Desember 2022. Volume perdagangan sebesar 11,7 miliar lembar. Dalam setahun, IHSG sudah naik sebanyak 5,29 persen.

Kemudian saham di bursa Asia seperti Malaysia (KLCI), Singapura (Strait Times), Korsel (KOSPI), Tiongkok (Shanghai) dan Jepang (Nikkei 225) melemah. Hanya tiga saham menguat yakni Hong Kong (Hangseng), Vietnam (VNI), dan Thailand (SET).

Wall Street beragam pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), dengan Indeks S&P 500 dan Nasdaq merosot karena kenaikan imbal hasil obligasi Pemerintah Amerika Serikat (AS) menekan saham-saham berkapitalisasi besar atau saham-saham pertumbuhan yang sensitif terhadap suku bunga.

Indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 37,63 poin atau 0,11 persen menjadi 33.241,56. Indeks S&P 500 jatuh 15,57 poin atau 0,40 persen menjadi 3.829,25. Indeks Komposit Nasdaq terpangkas 144,64 poin atau 1,38 persen menjadi 10.353,23.

Dari 11 sektor utama di S&P 500, enam mengakhiri sesi di zona merah, dengan sektor konsumer non-primer dan komunikasi menderita persentase kerugian paling tajam.

Meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah menempatkan saham pertumbuhan yang sensitif terhadap suku bunga di bawah tekanan, tema yang berulang pada 2022. Untuk tahun ini, pangsa saham pertumbuhan telah anjlok lebih dari 30 persen dibandingkan dengan penurunan value stocks sekitar 7,5 persen selama periode yang sama.

Dengan hanya empat hari perdagangan tersisa di 2022, ketiga indeks tersebut berada di jalur untuk membukukan kerugian tahunan terbesar sejak 2008, titik nadir dari krisis keuangan global.

Selasa, 27 Desember 2022

Equity World | Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Selisih dengan Buyback Belum Berubah!

Equity World | Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Selisih dengan Buyback Belum Berubah! 

Equity World | Hari ini (28 Desember 2022) harga emas Antam 24 karat di Butik Emas Logam Mulia Aneka Tambang naik Rp 6.000 per gram.

Equity World | Dolar AS Tak Lagi Perkasa, Harga Emas Dunia Naik

Dari sebelumnya Rp 1.008.000 per gram, harga emas Antam hari ini menjadi Rp 1.014.000 per gram.. 

Di lain sisi, harga buyback oleh Logam Mulia naik Rp 6.000 per gram, dari sebelumnya Rp 908.000 per gram menjadi Rp 914.000 per gram.

Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp 100.000 per gram.

Asal Anda tahu, selama ini Antam menetapkan dua macam harga emas batangan produksinya: harga emas dan harga beli kembali (buyback).

Harga emas Antam hari ini yang tercantum di atas adalah harga yang berlaku ketika kita membeli emas dari gerai Logam Mulia.

Adapun harga buyback emas Antam hari ini di atas adalah harga yang berlaku ketika kita menjual emas kepada gerai Logam Mulia. 

Sebagai ilustrasi, jika pagi ini membeli emas dari Antam maka Anda harus membayar Rp 939.000 per gram.

Kalau karena suatu sebab tiba-tiba Anda butuh uang sangat mendesak sehingga terpaksa menjual kembali emas tersebut pada siang atau sore hari, jangan kaget emas Anda cuma dihargai Rp 832.000 per gram oleh Logam Mulia.

Siapa saja perlu mencermati dua macam harga emas tersebut kalau benar-benar serius hendak menjadi investor emas batangan.

Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, bisa-bisa seorang investor emas salah menghitung potensi untung dan rugi.

Dengan selisih harga jual dan harga beli (spread) setebal itu, emas hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang. Secara jangka panjang kita berharap harga emas naik jauh lebih tinggi sehingga mampu menutup selisih harga jual dan harga buyback, sekaligus memberikan laba. 

Sekadar ilustrasi, berikut ini 9 simulasi kalkulasi potensi untung atau rugi andaikata para investor emas lantakan pada beberapa kurun waktu.

  • Membeli emas pada 21 Desember 2022 (Rp 1.016.000 per gram) = -10.04% (rugi)
  • Membeli emas pada 28 November 2022 (Rp 979.000 per gram) = -6.64% (rugi)
  • Membeli emas pada 28 September 2022 (Rp 932.000 per gram) = -1.93% (rugi)
  • Membeli emas pada 28 Juni 2022 (Rp 988.000 per gram) = -7.49% (rugi)
  • Membeli emas pada 28 Maret 2022 (Rp 999.000 per gram) = -8.51% (rugi)
  • Membeli emas pada 28 Desember 2021 (Rp 934.000 per gram) = -2.14% (rugi)
  • Membeli emas pada 28 September 2021 (Rp 918.000 per gram) = -0.44% (rugi)
  • Membeli emas pada 28 Juni 2021 (Rp 933.000 per gram) = -2.04% (rugi)
  • Membeli emas pada 28 Maret 2021 (Rp 922.000 per gram) = -0.87% (rugi)


Senin, 26 Desember 2022

Equity World | IHSG Naik 0,85% ke Level 6.893,7 pada Sesi I Mengekor Bursa Regional, Selasa (27/12)

Equity World | IHSG Naik 0,85% ke Level 6.893,7 pada Sesi I Mengekor Bursa Regional, Selasa (27/12)

Equity World | JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju kencang pada perdagangan sesi pertama, Selasa (27/12). Mengutip RTI, indeks naik 0,85% atau 57,897 poin ke level 6.893,705.

Equity World | Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Selish dengan Buyback Rp 100.000 per gram!

Sebanyak 264 saham naik, 228 saham turun, dan 201 saham stagnan. Total volume 9,9 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 4,8 triliun. 

Sebanyak delapan indeks sektoral menopang kenaikan IHSG. Tiga sektor dengan kontribusi terbesar yaitu IDX-Energy 2,07%, IDX-Techno 1,56%, dan IDX-Property 1,12%. 

Saham-saham top gainers LQ45:

- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) naik 8,54% ke Rp 89

- PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik 3,85% ke Rp 2.160

- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) naik 3,40% ke Rp 2.740

Saham-saham top losers LQ45:

- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 1,74% ke Rp 9.875

- PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun 1,64% ke Rp 900

- PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) turun 1,47% ke Rp 6.700 

Sementara itu, bursa saham Asia naik pada Selasa (27/12) pagi, setelah China mengatakan akan mencabut persyaratan karantina bagi pelancong yang datang. Melonggarkan kontrol perbatasan tiga tahun yang bertujuan untuk membatasi Covid-19.

Melansir Reuters, indeks MSCI Asia-Pasifik di luar Jepang naik 0,5%. Bluechip China naik 0,6% dan indeks saham Nikkei Jepang naik 0,43%. Pasar di beberapa wilayah termasuk Hong Kong dan Australia tetap tutup pada hari Selasa.

China akan berhenti mewajibkan pelancong yang masuk untuk melakukan karantina mulai 8 Januari, kata Komisi Kesehatan Nasional, Senin (26/12).

Chaoping Zhu, analis pasar global dan Manajemen Aset JPMorgan mengatakan, langkah kebijakan terbaru dari China mengindikasikan aktivitas ekonomi di sebagian besar kota besar dapat kembali normal dengan sangat cepat, yang sangat positif bagi investor.

"Sebagian besar kota di China dapat pulih dari gelombang pertama wabah Covid-19 terbaru pada Januari... ini akan lebih cepat dari yang diperkirakan orang," katanya, seraya menambahkan ada kekhawatiran wabah akan berlangsung lebih lama dan membebani perekonomian, tetapi perkembangan itu secara umum lebih baik dari yang diharapkan.

Zhu juga mengatakan pembukaan kembali China akan mengangkat sektor konsumen dan jasa di luar negeri, terutama di Asia Tenggara yang berdekatan.  

Minggu, 25 Desember 2022

Equity World | Terungkap, IHSG Susah Naik Karena Ini

Equity World | Terungkap, IHSG Susah Naik Karena Ini

Equity World | Jakarta, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal menguat di sesi I perdagangan Senin (26/12/2022).

Equity World | Rehat Siang, IHSG Naik Tipis 0,02% ke Posisi 6.801

Sebenarnya sejak awal perdagangan dibuka, IHSG sempat menguat dan bahkan posisi tertingginya ada di 6.843,38. Namun ada beberapa saham big cap yang terpantau melemah sehingga mengerek turun kinerja indeks.

Berikut ini adalah deretan saham laggards yang membuat IHSG gagal terbang tinggi di sesi I.


1. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melemah 0,27% ke Rp 9.300/unit.

2. PT Chandra Asri Petrochemicals Tbk (TPIA) melemah 0,80% ke Rp 2.470/unit.

3. Telkom Indonesia Tbk (TLKM) melemah 1,06% ke Rp 3.740/unit.

4. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) melemah 1,45% ke Rp 4.750/unit.

5. PT Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melemah 3,49% ke Rp 83/unit.


Perdagangan siang ini juga terpantau sepi. Nilai transaksi hanya mencapai Rp 3,76 triliun hingga sesi I berakhir. Jelang libur akhir tahun pasar memang cenderung sepi.

Di kawasan Asia bursa yang masih buka adalah Jepang dan China. Indeks Nikkei terpantau menguat 0,65% sedangkan Shang Hai Composite naik 0,67%.

Namun apresiasi tersebut tidak cukup mampu mengerek naik kinerja IHSG yang tertekan akibat beberapa saham blue chipnya diterpa profit taking.

Sanggahan : Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli atau menjual saham terkait. Keputusan investasi sepenuhnya ada pada diri Anda, dan kami tidak bertanggungjawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.


Jumat, 23 Desember 2022

Equity World | Anjlok, Harga Emas Antam Hari Ini Jumat (23/12) Turun Rp 10.000/gram

Equity World | Anjlok, Harga Emas Antam Hari Ini Jumat (23/12) Turun Rp 10.000/gram

Equity World | JAKARTA. Jangan panik, harga emas batangan Aneka Tambang hari ini anjlok hingga 10.000 per gram

Equity World | Bursa Asia Rontok di Pagi Ini (23/12), Terseret Wall Street dan Data Inflasi Jepang

Pada Jumat (23/12) harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 10.000 per gram.

Jika sehari dari sebelumnya harga emas batangan Rp 1.014.000 per gram hari ini Jumat (23/12) turun menjadi Rp 1.004.000 per gram.

Berikut simulasi hitungan untu rugi investasi emas batangan Antam Tanggal Harga Emas per gram Harga Buyback per gram (Hari ini) 

  • 16 Desember 2022 Rp 1.000.000 Rp 904.000 -9.60% (rugi)
  • 23 November 2022 Rp 977.000 Rp 904.000 -7.47% (rugi)
  • 23 September 2022 Rp 941.000 Rp 904.000 -3.93% (rugi)
  • 23 Juni 2022 Rp 999.000 Rp 904.000 -9.51% (rugi)
  • 23 Maret 2022 Rp 984.000 Rp 904.000 -8.13% (rugi)
  • 23 Desember 2021 Rp 932.000 Rp 904.000 -3.00% (rugi)
  • 23 September 2021 Rp 924.000 Rp 904.000 -2.16% (rugi)
  • 23 Juni 2021 Rp 930.000 Rp 904.000 -2.80% (rugi)
  • 23 Maret 2021 Rp 929.000 Rp 904.000 -2.69% (rugi)

Di lain sisi, harga buy back oleh Logam Mulia turun Rp 10.000 per gram, dari sebelumnya Rp 914.000 per gram menjadi Rp 904.000 per gram. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp 100.000 per gram.

Selama ini Antam menetapkan dua macam harga emas batangan produksinya: harga emas dan harga beli kembali (buyback).

Harga emas yang tercantum di atas adalah harga yang berlaku ketika kita membeli emas dari gerai Logam Mulia. Adapun harga buyback adalah harga yang berlaku ketika kita menjual emas kepada gerai Logam Mulia.

Jadi, jika pagi ini membeli emas dari Antam maka Anda harus membayar Rp 1.004.000 per gram. Kalau karena suatu sebab tiba-tiba Anda butuh uang sangat mendesak sehingga terpaksa menjual kembali emas tersebut pada siang atau sore hari, jangan kaget emas Anda cuma dihargai Rp 904.000 per gram oleh Logam Mulia.

Siapa saja perlu mencermati dua macam harga emas tersebut kalau benar-benar serius hendak menjadi investor emas batangan. Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, bisa-bisa seorang investor emas salah menghitung potensi untung dan rugi.

Dengan selisih harga jual dan harga beli (spread) setebal itu, emas hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang. Secara jangka panjang kita berharap harga emas naik jauh lebih tinggi sehingga mampu menutup selisih harga jual dan harga buyback, sekaligus memberikan laba.

Sekadar ilustrasi, berikut ini kalkulasi potensi untung/rugi andaikata para investor emas lantakan pada beberapa kurun waktu.

Membeli emas pada 16 Desember 2022 (Rp 1.000.000 per gram) = -9.60% (rugi)

Membeli emas pada 23 November 2022 (Rp 977.000 per gram) = -7.47% (rugi)

Membeli emas pada 23 September 2022 (Rp 941.000 per gram) = -3.93% (rugi)

Membeli emas pada 23 Juni 2022 (Rp 999.000 per gram) = -9.51% (rugi)

Membeli emas pada 23 Maret 2022 (Rp 984.000 per gram) = -8.13% (rugi)

Membeli emas pada 23 Desember 2021 (Rp 932.000 per gram) = -3.00% (rugi)

Membeli emas pada 23 September 2021 (Rp 924.000 per gram) = -2.16% (rugi)

Membeli emas pada 23 Juni 2021 (Rp 930.000 per gram) = -2.80% (rugi)

Membeli emas pada 23 Maret 2021 (Rp 929.000 per gram) = -2.69% (rugi)

Kalkulasi di atas belum memperhitungkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan biaya materai Rp 6.000.

Rabu, 21 Desember 2022

Equity World | Rupiah Menguat Pagi Ini Mengekor Bursa Saham Asia

Equity World | Rupiah Menguat Pagi Ini Mengekor Bursa Saham Asia

Equity World | Nilai tukar rupiah dibuka menguat 10 poin ke level Rp 15.578 per dolar AS di pasar spot pagu ini. Rupiah diperkirakan menguat seiring sentimen positif terhadap aset berisiko pagi ini, terlihat dari penguatan indeks saham Asia.

Equity World | Kabar Baik Buat IHSG, Wall Street Dibuka Melesat!

Mengutip Bloomberg, rupiah melemah dari posisi pembukaan ke level US$ 15.584 per dolar AS pada pukul 10.00 WIB. Namun, rupiah masih menguat dari posisi penutupan kemarin di Rp 15.588 per dolar AS. 

Mayoritas mata uang Asia lainnya juga menguat terhadap dolar AS pagi ini. Yen Jepang menguat 0,49%, dolar Singapura 0,22%, dolar Hong Kong 0,06%, Won Korea Selatan 0,66%, yuan Cina 0,07%, dan ringgit Malaysia 0,16%. Sebaliknya, dolar Taiwan melemah 0,07% bersama peso Filipina 0,05%, rupee India 0,08% dan baht Thailand 0,03%. 

Analis DCFX Lukman Leong memperkirakan rupiah akan menguat hari ini seiring kembalinya sentimen risk on di aset berisiko, terlihat dari penguatan bursa saham. Rupiah akan diperdagangkan di rentang Rp 15.000-Rp 15.600 per dolar AS. 

"Sentimen risk on kembali setelah pasar kembali mencerna keputusan hawkish bank sentral Jepang (BoJ) selasa kemarin, hal ini juga menurunkan imbal hasil obligasi AS," kata Lukman dalam risetnya, Kamis (22/12). 

Investor sebelumnya mengkhawatirkan langkah hawkish BoJ merupakan sinyal dimulainya pengetatan. Ini membawa kekhawatiran di pasar dan menaikkan imbal hasil obligasi di banyak negara.

BoJ mengambil langkah mengejutkan pasar dengan memperlebar kebijakan kontrol kurva imbal hasil (YCC) dari sebelumnya 25 bps menjadi 50 bps. Perubahan ini akan mempengaruhi langkah moneter bank sentral terutama terhadap likuiditas perekonomian.  

Meski demikian, Lukman menyebut kekhawatiran agresivitas BoJ sedikit meredam. Pasar tampaknya mulai melihat langkah BoJ in tidak akan dilanjutkan dengan pengetatan dalam waktu dekat. 

Sementara dari dalam negeri, pasar menantikan pertemuan Bank Indonesia siang ini yang diperkirakan menaikkan bunga antara 25-50 bps. 

Analis PT Sinarmas Futures Ariston Tjendra melihat sentimen risk on di pasar aset berisiko Asia berpeluang ikut mengangkat rupiah. Kurs garuda diperkirakan bisa menguat ke Rp 15.550 pada hari ini, dengan potensi resisten di kisaran Rp 15.600 per dolar AS.

Indeks saham utama Asia terpantau menguat pagi ini. Nikkei 224 Jepang menguat 0,13% bersama Shanghai SE Composite 0,30%, Hang Seng Hong Kong 2,16%, dan Kospi Korea Selaran 0,70%. 

"Nilai tukar regional juga terlihat perlahan menguat terhadap dolar AS. Pasar mungkin merespon rencana Bank Sentral AS untuk memperlambat kenaikan suku bunga acuannya," kata Ariston.

Pasar juga menantikan pertemuan BI hari ini. Kenaikan suku bunga bisa menjadi faktor penahan pelemahan rupiah. Rupiah mendapatkan amunisi karena spread suku bunga acuan BI dengan The Fed bisa melebar lagi

Equity World | Asyik, IHSG Dibuka Menguat

Equity World | Asyik, IHSG Dibuka Menguat

Equity World | Ditutup melemah sebesar 11 poin (0,17%) ke level 6.768, IHSG dibuka menguat ke level 6.768,32 pada perdagangan Rabu (20/12/2022). IHSG hari ini bergerak menghijau pada rentang 6.771 - 6.817.  

Equity World | Bursa Wall Street Mulai Rebound Efek Kebijakan Bank Sentral Jepang 

Tercatat sebanyak 1,2 miliar saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 631,55 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 81.214 kali transaksi. Sebanyak 206 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan, 145 saham terkoreksi, dan 205 saham stagnan.

Wall Street ditutup sedikit lebih tinggi pada Selasa (21/12/2022). Setelah empat hari perdagangan melemah. Tetapi investor resah tentang lemahnya belanja liburan dan meningkatnya imbal hasil obligasi menambah tekanan setelah perubahan mengejutkan kebijakan moneter Bank of Japan (BoJ).Kekhawatiran tentang rencana Federal Reserve untuk terus menaikkan suku bunga AS telah sangat membebani ekuitas sejak pertemuan kebijakannya pekan lalu.

Menambah tekanan adalah peningkatan imbal hasil Treasury AS setelah BOJ membuat perubahan kejutan pada kontrol imbal hasil obligasi yang memungkinkan suku bunga jangka panjang naik lebih banyak.

Dow Jones Industrial Average naik 92,2 poin (0,28%) menjadi 32.849,74. S&P 500 menguat 3,96 poin (0,10%) menjadi 3.821,62. Sedangkan Nasdaq Composite bertambah 1,08 poin (0,01%) menjadi 10.547,11.

Pasar di Asia-Pasifik diperdagangkan beragam pada perdagangan Rabu pagi (21/12/2022). Setelah Wall Street mengakhiri penurunan beruntun empat hari karena obligasi global naik setelah Bank of Japan menyesuaikan toleransi kontrol kurva imbal hasil.

Jepang melanjutkan penurunan hari kedua, dengan Nikkei 225 jatuh 0,6% dan Topix kehilangan 0,48%. Kospi di Korea Selatan naik 0,4%. Yen Jepang berdiri di 131,73 melawan dolar AS.

Sedangkan S&P/ASX 200 di Australia naik 1,2% pada jam pertama perdagangan karena menteri luar negeri negara itu Penny Wong dijadwalkan untuk bertemu dengan mitranya dari TIongkok Wang Yi di Beijing di kemudian hari. Wong mengatakan kepada wartawan sebelum berangkat untuk perjalanan bahwa dia akan mendorong Tiongkok untuk mencabut sanksi perdagangan dan mencari akses konsuler ke dua warga Australia yang ditahan.

Prediksi Analis

Reliance Sekuritas memprediksi IHSG melemah terbatas pada Rabu (21/12/2022). IHSG hari ini diperkirakan akan diperdagangkan pada rentang 6.710 – 6.800. Lima saham malah diprediksi naik hari ini, salah satunya BMRI.

Reliance Sekuritas menjelaskan, IHSG diperkirakan berpotensi diperdagangkan terbatas cenderung melemah mengekor bursa regional yang masih dibayangi oleh sentiment negatif. “Para pelaku pasar masih akan menunggu keputusan suku bunga oleh BI,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Rabu (21/12/2022).

Secara teknikal, Reliance Sekuritas menjelaskan, IHSG sedang dalam fase konsolidasi minor dan masih akan menunggu untuk break area support maupun resistance untuk melanjutkan pelemahan atau berbalik rebound. “Lima saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu BMRI, MAPI, ISAT, BBTN, AKRA,” tambah Reliance Sekuritas.