Selasa, 11 Agustus 2020

Equity World | Saham Asia Berkinerja Positif Mengabaikan Konflik AS-China yang Meningkat

 Equity World | Saham Asia Berkinerja Positif Mengabaikan Konflik AS-China yang Meningkat

Equity World | Dalam sepekan ini di hari Selasa (11/8), saham Asia hari ini tampak menampilkan kinerja yang paling baik setelah hari Senin memulai pekan tanpa arah yang jelas. Saat menjelang pembukaan sesi Eropa saham MSCI tanpa Jepang mengalami kenaikan sampai 0,92%. Disusul oleh Nikkei Jepang yang berkinerja sangat memuaskan naik sampai 1,85%.

Saham Aussie ASX 200 mengalami kenaikan 0,50% meski data NAB tadi pagi disampaikan campuran. Hang Seng HK tampak bergerak paling baik diantara lainnya dimana melonjak sampai 2,50%. Saham Asia lainnya seperti Sensex India, Kospi Korsel dan IHSG Indonesia juga naik namun sudah terpangkas.

Penggerak Saham Asia

Sementara itu katalis penggerak hari ini sebenarnya cukup sepi kecuali data PDB Singapura yang kembali negatif dan data gaji Aussie. Dengan itu semua pergerakan saham Asia hari ini tampak dipengaruhi faktor-faktor global. Salah satunya seperti jumlah rawat inap di kawasan AS mengalami penurunan untuk pertama kalinya. Diharapkan menjadi momentum positif untuk kondisi pandemi di Amerika Serikat.


Optimis Pasar Jelang Perundingan AS-China Angkat Mayoritas Bursa Asia  | Equity World



Kemudian para pedagang Jepang hari ini kembali aktif dan langsung menyambut meningkatnya harapan stimulus ekonomi AS. Ketua Parlemen dan Menteri Keuangan AS mengatakan siap untuk memulai lagi diskusi dana stimulus lanjutan tersebut.

Dengan semua berita positif itu, saham Asia hari ini mengabaikan ketegangan yang meningkat antara AS dan China beberapa waktu terakhir. AS akan terus bergerak menekan China dengan membatasi perusahaan asal China yang melantai di Wall Street. Kemudian produk asal Hong Kong yang masuk China akan diberi tanda Made In China.

Para investor saham Asia akan terus fokus pada kondisi hubungan antara AS dan China untuk beberapa waktu selanjutnya. Kemudian perkembangan kondisi ekonomi AS juga akan diperhatikan salah satunya rilis data mengenai IHP AS nanti malam.

Senin, 10 Agustus 2020

Equity World | Siang Ini, Mayoritas Bursa Asia di Zona Merah

 Equity World | Siang Ini, Mayoritas Bursa Asia di Zona Merah

Equity World | Bursa Asia pada sesi siang ini Senin (10/7/2020) bervariasi dengan kecenderungan melemah atau diwarnai aksi jual saham.

Mengacu data Bloomberg, hingga siang ini indeks Asia Pasifik di luar Jepang, MSCI index pukul 12.00 WIB melemah 0,3 poin (0,02 persen) mencapai 1.487,1.

Sementara indeks Nikkei 225 Jepang turun 88,0 (0,39 persen) mencapai 22.329 poin, Shanghai SE composite di Tiongkok melemah 18,02 poin (0,56 persen) mencapai 3.372.


Senin (10/8) pagi, bursa Asia naik di tengah ketegangan AS-Chhina | Equity World




Adapun indeks Hang Seng di Hong Kong melemah 54,9 (0,22 persen) mencapai 24.477, Kospi di Korea Selatan turun 35,4 (1,5 persen) mencapai 2.386. Sementara bursa Australia ASX 200 Index naik 111,23 (1,8 persen) mencapai 6.116.

Sementara bursa Malaysia KLCI melemah 9,43 poin (0,57 persen) mencapai 1.569,3, Strait Times Singapura melemah 13,3 (0,53 persen) mencapai 2.545,1, bursa Thailand Thai set 50 index naik 2,3 poin (0,24 persen) mencapai 858,1.


Jumat, 07 Agustus 2020

Equity World | Menunggu Rilis Data Ekonomi, Bursa Asia Bergerak Campuran

 Equity World | Menunggu Rilis Data Ekonomi, Bursa Asia Bergerak Campuran

Equity World | Bursa Asia bergerak beragam pada pembukaan perdagangan Jumat ini. Jepang dan Australia melemah sedangkan di Korea Selatan perkasa.

Pelaku pasar saat ini tengah menunggu beberapa data ekonomi yang akan dirilis oleh otoritas masing-masing negara.

Mengutip CNBC, Jumat (7/8/2020), Di Jepang, Indeks Nikkei 225 tergelincir 0,3 persen di awal perdagangan. Sementara indeks Topix juga turun 0,15 persen.

Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,51 persen.

Sementara itu, saham di Australia merosot, dengan S & P / ASX 200 turun 0,64 persen. Reserve Bank of Australia akan merilis pernyataannya tentang kebijakan moneter sekitar pukul 9.30 pagi waktu Singapura.



Update Harga Emas Bisnis Muda, Edisi 6 Agustus 2020 | Equity World




Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang yang menjadi patokan bursa Asia bergerak mendatar.

saham Korean Air Lines melonjak lebih dari 7 persen dalam perdagangan Jumat pagi. Kenaikan tersebut terjadi setelah maskapai tersebut melaporkan laba bersih pada kuartal kedua naik didukung oleh permintaan kargo yang kuat.

Laporan pendapatan positif datang meskipun pandemi virus Corona berdampak pada industri penerbangan global.

Saham pembuat game Jepang Nintendo juga melonjak lebih dari 4 persen setelah perusahaan pada hari Kamis melaporkan kenaikan laba sebesar 428 persen.

Pada hari ini akan ada rilis angka perdagangan China untuk Juli dan akan dipublikasikan sekitar pukul 11:00 waktu Singapura.

Investor akan mengamati data ekspor China apakah sudah mulai puli dari pukulan pandemi virus Corona.


Kamis, 06 Agustus 2020

Equity World | Wall Street ditutup menguat disokong saham Walt Disney yang melonjak 8,8%

 Equity World | Wall Street ditutup menguat disokong saham Walt Disney yang melonjak 8,8%

Equity World | Wall Street kembali melesat setelah ketiga indeks utamanya ditutup menguat pada perdagangan Rabu (5/8). Sentimen positif bagi bursa saham Amerika datang dari kejutan laporan keuangan kuartal II-2020 Walt Disney Co serta optimisme pasar terhadap kesepakatan paket bantuan fiskal virus corona di AS yang semakin dekat.

Dow Jones Industrial Average naik 373,05 poin atau 1,39% menjadi 27.201,52 dan S&P 500 naik 21,26 poin atau 0,64% menjadi 3.327,77 serta Nasdaq Composite bertambah 57,23 poin, atau 0,52% menjadi 10.998,40.

Saham Walt Disney Co yang melonjak 8,80%, menempatkannya di antara pendorong terbesar pada indeks S&P 500 dan Dow Jones. Saham itu mencatat kenaikan persentase harian terbesar sejak 24 Maret.


Wall Street Dibuka Menguat Sambut Kabar Vaksin & Laba Disney | Equity World





Penyebab kenaikan saham Walt Disney datang setelah realisasi pendapatan dari taman bermain serta jaringan medianya tidak seburuk yang dikhawatirkan.

"Hal tersebut membantu Dow Jones dan juga sedikit menyokong indeks S&P di tahun ini. Tapi lebih dari itu, semua orang akhirnya memperhatikan pentingnya saham megacaps ini untuk S&P," kata kata Willie Delwiche, Investment Strategist Baird di Milwaukee. 

Rabu, 05 Agustus 2020

Equity World | Wall Street Ditutup Menghijau, Saham Baidu & Exxon Terbang!

Equity World | Wall Street Ditutup Menghijau, Saham Baidu & Exxon Terbang!

Equity World | Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup di zona hijau setelah tiga indeks utama bursa Wall Street menguat kendati sempat dibuka di zona negatif di tengah aksi tunggu dan cermati (wait and see) pelaku pasar terhadap pembahasan stimulus pandemi Covid-19.

Data perdagangan mencatat, pada Selasa waktu AS (4/8), atau Rabu pagi waktu Indonesia (5/8), indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 0,62% di level 26.828.

Indeks S&P juga ditutup naik 0,36% di posisi 3.306, sementara indeks Nasdaq juga naik 0,35% di level 10.941.

Saham-saham pendorong penguatan DJIA di antaranya Dow Inc sebesar 3,06%, lalu Exxon Mobil Corp 2,88%, dan McDonald's Corp 2,55%, sementara saham pendorong S&P yakni Mosaic Co melesat 13,52%, Advanced 9,48%, dan The Williams 8,22%.


Saham pendorong penguatan Nasdaq yakni Baidu 5,07%, Ulta Beauty Inc 3,74%, dan American Airlines 3,52%. Saham Advanced yang juga masuk Bursa Nasdaq melesat 9,48%


Saham Energi Dorong Wall Street Merekah | Equity World




Investor memonitor negosiasi paket stimulus yang baru. Ketua DPR AS Nancy Pelosi, dikutip CNBC International, mengatakan bahwa pihaknya dan pihak Gedung Putih telah melangsungkan diskusi yang "produktif" pada Senin, meski ada beberapa isu yang masih mengganjal.

"Kami terus menjalankan alurnya," ujar Pelosi, meski "masih ada beberapa perbedaan." Sejauh ini, kedua belah pihak telah sepakat mengenai dana lump sum senilai US$ 1.200 untuk penganggur tetapi masih belum sepakat mengenai nilai tunjangan pengangguran.

Gedung Putih ingin angka tunjangan pengangguran ditetapkan sebesar US$ 200 per pekan, sedangkan politisi partai Demokrat mengusulkan angkanya tetap seperti sebelumnya yakni di level US$ 600.

"Menurut hemat kami, Kongres akan mengumpulkan kekuatannya untuk mendorong stimulus jangka pendek," tutur Darrell Cronk, Presiden Wells Fargo Investment Management, dalam laporan risetnya, yang dikutip CNBC International. Namun, lanjut dia, tantangan yang lebih besar muncul pada 2021 ketika efek stimulus tahun ini kian pudar.

Selasa, 04 Agustus 2020

Equity World | Wall Street: Kenaikan Dow Jones, S&P dan Nasdaq Tertopang Data Manufaktur

Equity World | Wall Street: Kenaikan Dow Jones, S&P dan Nasdaq Tertopang Data Manufaktur

Equity World | Tiga indeks utama Wall Setreet ditutup naik pada perdagangan Senin (3/8) waktu Amerika Serikat (AS). Dow Jones Industrial Average naik 0,89% atau 236,08 poin menjadi 26.664.40 sedangkan S&P 500 tumbuh 0,71% atau 23,49 poin menjadi 3.294.61. Adapun Nasdaq Composite bertambah 1,46% atau 157,52 poin menjadi 10.902.80.


Saham Teknologi Topang Wall Street | Equity World



Indeks saham-saham kecil atau small cap yakni Russell 2000 naik 1,78%. Ini menjadi tanda bahwa para investor mencari nilai di antara perusahaan-perusahaan yang selama ini belum memberikan imbal hasil dari masifnya tren kenaikan saham-saham teknologi besar sepanjang tahun ini.


Senin, 03 Agustus 2020

Equity World | Awas Sesak Nafas, Perdagangan Hari Ini Butuh Oksigen Banyak

Equity World | Awas Sesak Nafas, Perdagangan Hari Ini Butuh Oksigen Banyak

Equity World | Mengabaikan resesi ekonomi, bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup di zona hijau pada perdagangan Jumat (31/7/2020) berkat lonjakan saham unggulan sektor teknologi terutama Amazon, Apple dan Facebook.

Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 114,7 poin ( 0,4%) ke 26.428,32, Nasdaq melesat 157,5 poin ( 1,4%) ke 10.745,27 dan S&P 500 naik 24,9 poin ( 0,7%) ke 3.271,12. Sepanjang Juli, indeks S&P 500 telah naik 5,5%, sedangkan Dow Jones dan Nasdaq menguat masing-masing sebesar 2,3% dan 6,8%.

Saham Apple melesat 10,4% ke posisi tertingginya sepanjang sejarah setelah perseroan mengumumkan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 4:1 yang bakal membuat harga sahamnya lebih terjangkau. Selain itu, pendapatan perseroan per kuartal I-2020 melesat 11%.

Sementara itu, saham Amazon lompat 3,7% setelah membukukan lonjakan penjualan di tengah pandemi. Sepanjang tahun berjalan, saham Amazon dan Apple meroket masing-masing sebesar 71% dan 44%. Saham Facebook juga naik, lebih dari 7%, setelah pendapatannya tumbuh 11% di tengah krisis Covid-19. 



Indeks Berjangka Wall Street Melemah, Pelaku Pasar Pantau Isu AS-Tiongkok | Equity World


"Jelas sekali, tak ada yang meragukan perusahaan-perusahaan tersebut sehingga fakta bahwa mereka melampaui ekspektasi tidaklah mengejutkan," tutur pendiri Vital Knowledge Adam Crisafulli dalam laporan risetnya, pada Jumat.

Sebaliknya induk usaha Google, yakni Alphabet, membukukan penurunan pendapatan, sehingga sahamnya anjlok lebih dari 3%. Saham Chevron ambles 2,7% setelah raksasa minyak tersebut melaporkan kerugian sebesar US$8,3 miliar pada kuartal kedua akibat anjloknya permintaan minyak akibat pandemi.

Secara umum, investor juga masih belum yakin benar dengan prospek ekonomi AS sehingga mereka memburu emas sebagai aset mnim risiko (safe haven). Harga kontrak berjangka logam mulia tersebut menyentuh level tertinggi sepanjang sejarah pada Jumat di level US$ 2.005,4 per ounce.

Hal ini terjadi setelah AS resmi mengalami resesi, dengan kontraksi produk domestik bruto (PDB) di kuartal II-2020 sebesar 32,9% atau yang terparah sepanjang sejarah AS. Di kuartal I-2020, perekonomiannya sudah minus 5%.

Konsumen pun ragu dengan arah ekonomi. Indeks konsumen versi University of Michigan juga masih tertekan, menjadi 72,5 pada Juli atau turun dari posisi Juni  sebesar 78,1. Ini juga masih di bawah ekspektasi ekonom dalam polling Dow Jones yang menyebutkan angka 72,7.