Equityworld Futures | Wall Street: Nasdaq-S&P 500 Cetak Level Tertinggi, Dow Jones Malah Boncos
Equityworld Futures | Saham-saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street berakhir beragam pada perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Indeks S&P 500 dan Indeks Komposit Nasdaq ditutup pada level tertinggi sepanjang masa karena investor menilai proposal Iran yang dilaporkan untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Equityworld Futures | Kabar Buruk: Harga Emas Ambruk, Dunia Cemas Tunggu Aba-Aba dari AS
Mengutip Xinhua, Selasa, 28 April 2026, indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,13 persen menjadi 49.167,79. Indeks S&P 500 naik 0,12 persen menjadi 7.173,91. Indeks Nasdaq Composite meningkat 0,2 persen menjadi 24.887,1.
Sebanyak delapan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir merah, dengan sektor barang konsumsi pokok dan real estat memimpin penurunan dengan masing-masing turun 1,18 persen dan 0,84 persen. Sektor jasa komunikasi dan keuangan memimpin kenaikan dengan masing-masing naik 0,94 persen dan 0,65 persen.
Iran tawarkan proposal buka Selat Hormuz
Menurut laporan Axios, Iran menawarkan proposal baru kepada Amerika Serikat untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri konflik, sambil menyarankan agar pembicaraan nuklir ditunda.
Namun, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei menyatakan saat ini tidak ada pertemuan yang direncanakan antara Teheran dan Washington.
Di sisi lain harga minyak naik, dengan West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni naik 2,09 persen menjadi USD96,37 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni bertambah 2,75 persen menjadi USD108,23 per barel di London ICE Futures Exchange.
Microsoft tidak banyak berubah setelah perusahaan tersebut mengumumkan mereka tidak lagi memiliki akses eksklusif ke jajaran teknologi OpenAI, dan perjanjian bagi hasil terkait juga akan berakhir.
Fokus kebijakan moneter Fed
Perhatian pasar kini beralih ke pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve, yang dimulai Selasa. Bank sentral secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah di tengah ketidakpastian yang disebabkan oleh konflik Iran dan potensi dampak inflasinya.
Pertemuan mendatang diperkirakan akan menjadi pertemuan kedua terakhir Ketua Federal Reserve Jerome Powell sebelum transisi kepemimpinan kepada Kevin Warsh, yang akan menghadapi pemungutan suara konfirmasi Senat yang krusial dalam waktu dekat.
Profil Perusahaan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar