Rabu, 18 Januari 2023

Equity World | Ekonomi China Lemah, Bursa Asia Tergelincir

Equity World | Ekonomi China Lemah, Bursa Asia Tergelincir

Equity World | HONG KONG. Bursa saham Asia tergelincir, Selasa (17/1), setelah China melaporkan data pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2022 yang lemah. Padahal, investor berekspektasi ekonomi China akan tumbuh kuat bahkan ketika adanya kekhawatiran akan resesi global. 

Equity World | Kompak! IHSG Bursa Asia Semua Merah Pagi Ini

Dilansir dari Reuters, Selasa (17/1), Indeks MSCI Asia Pasifik selain Jepang turun 0,65%. 

Indeks Hang Seng Hong Kong melorot 1,22% dan Indeks acuan CSI300 China turun 0,27%. Penurunan tersebut juga terjadi karena investor melakukan profit taking menjelang liburan Tahun Baru Imlek yang dimulai pada 21 Januari.

Data Biro Statistik Nasional China, Selasa (17/1), menyebutkan, ekonomi China tumbuh 2,9% pada kuartal IV 2022. Pertumbuhan ekonomi China tersebut di luar ekspektasi. 

Secara total, ekonomi China di sepanjang 2022 cuma tumbuh 3%, jauh di bawah target resmi sekitar 5,5%. 

"Saya pikir investor akan melihat produk domestik bruto (PDB) China kuartal keempat dan fokus di tahun 2023," kata Redmond Wong, ahli strategi pasar China Raya di Saxo Markets Hong Kong.

Equity World | Dow Jatuh Saat Wall Street Tunggu Data Ekonomi AS

Equity World | Dow Jatuh Saat Wall Street Tunggu Data Ekonomi AS 

Equity World | NEW YORK, Indeks Dow jatuh pada perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB) di Wall Street, menyusul hasil mengecewakan dari bank investasi utama Goldman Sachs dan perusahaan asuransi Travelers menjelang data ekonomi utama Amerika Serikat (AS) akhir pekan ini.

Equity World | Wall Street Jegal Laju Bursa Asia, Alert Buat IHSG Nih!

Saham Goldman Sachs anjlok 6,4% setelah sangat meleset dari perkiraan analis karena pendapatan merger turun, sementara Travelers turun 4,6% setelah mengungkapkan US$ 459 juta dalam perkiraan kerugian akibat bencana. Penurunan ini mencerminkan hantaman dari badai musim dingin bulan lalu.

Dibebani oleh kedua perusahaan tersebut, Dow Jones Industrial Average berakhir turun 1,1% menjadi 33.910,85.

Indeks berbasis luas S&P 500 merosot 0,2% menjadi 3.990,97, sedangkan Indeks Komposit Nasdaq yang kaya teknologi naik 0,1% menjadi 11.095,11.

“Kami melihat rotasi besar terjadi di bawah permukaan,” kata Adam Sarhan dari 50 Park Investments, Rabu (18/1). Ia mencatat bahwa saham teknologi naik setelah 2022 yang suram.

Pemerintah Tiongkok melaporkan pertumbuhan ekonomi tahunan terendah dalam beberapa dasawarsa, tetapi masih melampaui perkiraan analis. Sementara itu, di Jerman kepercayaan investor melonjak pada Januari 2023 karena harga energi yang lebih rendah dan pendinginan inflasi mendorong prospek ekonomi.

Selasa (17/1) menandai sesi pertama minggu ini setelah pasar ditutup untuk liburan Martin Luther King Jr. pada Senin (16/1).

Kalender ekonomi pekan ini mencakup data perumahan utama dan penjualan ritel untuk Desember 2022.

Di antara masing-masing perusahaan, saham Morgan Stanley melonjak 5,9% setelah melaporkan laba yang lebih baik dari perkiraan. Pasalnya, CEO James Gorman mengatakan kinerja yang kuat dalam manajemen kekayaan dan divisi lain menutupi kelemahan dalam perbankan investasi.

Senin, 16 Januari 2023

Equity World | IHSG Masih Berotot Saat Bursa Asia Kebakaran

Equity World | IHSG Masih Berotot Saat Bursa Asia Kebakaran

Equity World | Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dalam tren positifnya. Hari ini IHSG kembali dibuka menguat.

Equity World | Sesi II, IHSG Terindikasi Lanjutkan Penguatan

Dikutip dari data RTI, Selasa (17/1/2023), IHSG tercatat menguat tipis 0,16% atau bertambah 10 poin ke level 6.698.

IHSG berada di level tertingginya pada posisi 6.700 dan terendahnya 6.692.

Indeks LQ45 juga tercatat naik 0,25% atau bertambah 2,2 poin ke level 915. Pada saat pra pembukaan IHSG juga sudah menyentuh zona hijau.

Indeks bursa Asia juga tercatat mayoritas mengalami pelemahan. Meski ada beberapa yang menguat. Berikut pergerakan bursa Asia hari ini:

  • Nikkei naik 314 poin (1,22%) ke 26.136
  • Hang Seng melemah 214 poin (0,99%) ke 21.532
  • Shanghai Composite Index berkurang 7 poin (0,24%) ke 3.219
  • Straits Times melemah 0,3 poin (0,01%) ke 3.283

Equity World | Bursa Saham Asia Beragam di Tengah Sentimen Inflasi AS

Equity World | Bursa Saham Asia Beragam di Tengah Sentimen Inflasi AS

Equity World | Singapura - Bursa saham Asia Pasifik bervariasi pada perdagangan Senin, (16/1/2023) seiring harapan inflasi Amerika Serikat (AS) melandai. Hal tersebut mengangkat sentimen investor di Asia Pasifik.

Equity World | Harga Emas Hari Ini (16/1) Turun Tipis, Selisih dengan Buyback Masih Rp 92.000!

Pada perdagangan Jumat, 13 Januari 2023, survei sentimen konsumen Unileversitas Michigan menunjukkan prospek inflasi satu tahun turun menjadi 4 persen, penurunan bulanan ketiga beruturut-turut dan level terendah sejak April 2021.

Itu mengikuti laporan CPI Desember yang menunjukkan harga turun 0,1 persen dibandingkan dengan bulan lalu meningkatkan harapan the Federal Reserve akan segera memperlambat kenaikan suku bunganya.

Di Australia, indeks ASX 200 naik 0,5 persen. Sementara itu, indeks Nikkei Jepang turun 1 persen dan Topix melemah 0,61 persen. Indeks Kospi Korea Selatan menguat terbatas 0,2 persen dan indeks Kosdaq naik 0,62 persen. Demikian mengutip laman CNBC, Senin, 16 Januari 2023.

Pada akhir pekan, China melaporkan lonjakan hampir 60 ribu kematian akibat COVID-19 sejak mencabut pembatasan bulan lalu. Pengumuman itu muncul setelah Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) kritik China, menuding tidak melaporkan kematian.

Pada Minggu, 15 Januari 2023, kereta cepat yang hubungkan China daratan dan Hong Kong dibuka kembali untuk pertama kalinya dalam tiga tahun.

Sementara itu, bitcoin melewati USD 20.000, level psikologis utama, untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua bulan dan terakhir diperdagangkan di USD 20.876.

Pada Jumat, 13 Januari 2023, saham di wall street akhir pekan ini berada di zona hijau seiring investor mencerna laba bank di Amerika Serikat. Indeks S&P 500 dan Nasdaq masing-masing membukukan kinerja positif dalam dua minggu berturut-turut dan kinerja mingguan terbaik sejak November 2022.

Jumat, 13 Januari 2023

Equity World | IHSG Rebound di Sesi Pertama ke Level 6.653, Bursa Asia Melemah

Equity World | IHSG Rebound di Sesi Pertama ke Level 6.653, Bursa Asia Melemah

Equity World |Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat (rebound) 1,06% ke level 6.653,99 pada penutupan sesi pertama perdagangan Kamis (12/1). IHSG kembali bangkit setelah dua hari berturut-turut melemah.  

Equity World | Harga Emas Terus Melambung, Didukung Data Inflasi AS yang Melandai

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi hari ini mencapai Rp 7,40 triliun dengan volume perdagangan 12,1 miliar dan frekuensi 822.575 juta kali.

Tercatat, sebanyak 316 saham berada dalam zona hijau, 222 saham zona merah dan 151 tak bergerak. Sedangkan nilai kapitalisasi pasar IHSG mencapai Rp 9,23 triliun.  

Head of Research NH Korindo Sekuritas, Liza Camelia Suryanata mengatakan, IHSG sempat menguji level support yang lebih rendah di titik low 6.558 walaupun masih bisa ditutup slightly di atas trendline jangka pendek.   

Walau saran untuk wait & see masih lebih mendominasi, namun mulai beli bertahap saham-saham bluechips di area support-nya mulai menarik sebagai opsi kedua.  

“Jika technical rebound mampu terjadi karena RSI sejatinya masih konsisten positive divergence, maka target terdekat yang bisa ditempuh adalah level 6.650-6.700 atau 6.750-6.780,” ujar Liza dalam publikasi risetnya, Kamis (12/1). 

Kinerja IHSG tidak sehaluan dengan pergerakan bursa saham Asia yang mayoritas berada di zona merah. Indeks Hang Seng turun 0,19%, Shanghai Composite melemah 0,08%, dan Strait Times terkoreksi 0,49%. Sedangkan, indeks Nikkei 225 naik 0,03%. 

Mayoritas sektoral indeks bursa juga berada di teritori positif. Dipimpin oleh sektor keuangan yang naik 2,12%. Seperti saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 0,92% atau 75 poin menjadi Rp 8.200 per saham.

Selanjutnya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) naik 2,97% atau 130 poin menjadi Rp 4.510 per saham. Terakhir, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang naik 4,75% atau 425 poin menjadi Rp 9.375 per saham. 

Sektor lainnya yang menguat adalah sektor teknologi yang naik 1,66%, sektor energi dasar naik 1,29%, sektor industri naik 0,67%, sektor properti naik 0,69%, sektor primer naik 0,49%, sektor infrastruktur naik 0,38%, dan sektor non primer naik 0,16%. 

Sedangkan sektor energi turun 0,29%, sektor kesehatan turun 0,71%, dan sektor transportasi turun 0,93%.

Rabu, 11 Januari 2023

Equity World | Harga Emas Dunia Menguat, Begini Prediksi Analis

Equity World | Harga Emas Dunia Menguat, Begini Prediksi Analis

Equity World | Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi memprediksi harga emas dalam perdagangan hari ini, Kamis, 12 Januari 2023, akan menguat di rentang USD 1.863,20  hingga USD 1.895,10  per troyounce. Adapun sebelumnya dalam perdagangan pasar Eropa pada Rabu malam, harga emas dunia berada di level Rp USD 1.877,70 per troyouce.

Equity World | Wall Street Semalam Pesta Pora, IHSG Kapan Ikut Serta?

Ibrahim mengungkapkan, harga emas menguat di tengah meningkatnya jumlah taruhan bahwa The Fed bakal mengakhiri keketatannya dengan memperlambat laju kenaikan suku bunga. Sedangkan nilai dolar akan mundur lebih jauh, meski kehati-hatian masih berlanjut menjelang pengumuman data inflasi utama yang akan dirilis minggu ini.

“Harga emas batangan menandai awal yang kuat untuk tahun ini, setelah naik hampir 3 persen sejak minggu lalu. Sebab, prospek kenaikan suku bunga AS yang lebih kecil menawarkan banyak bantuan untuk aset yang tidak memberikan imbal hasil,” kata Ibrahim melalui keterangan tertulis, dikutip Tempo, Kamis, 12 Januari 2023. 

Penguatan logam kuning juga didukung oleh meningkatnya permintaan safe haven di tengah meningkatnya kekhawatiran atas resesi global tahun ini.

Akan tetapi, Ibrahim melanjutkan, harga emas diperkirakan sedikit melambat pada pekan ini. Pasalnya, investor menunggu lebih banyak isyarat tentang ekonomi AS dari pembicara The Fed. Termasuk menunggu data inflasi indeks harga konsumen (IHK) utama yang akan dirilis Kamis ini. 

“Fokus sekarang tepat pada data IHK AS, yang diharapkan menunjukkan bahwa inflasi menurun lebih lanjut pada bulan Desember dari bulan sebelumnya,” ujar dia. 

Menurut Ibrahim, meredanya inflasi dan mendinginnya aktivitas pasar tenaga kerja mendorong peningkatan ekspektasi bahwa Fed akan memperlambat laju kenaikan suku bunganya tahun ini—setelah serangkaian kenaikan tajam pada tahun 2022. “Skenario ini menghadirkan prospek positif untuk pasar logam, yang terpukul pada tahun 2022 karena kenaikan suku bunga,” kata dia.

Selasa, 10 Januari 2023

Equity World | Ketua The Fed Tutup Mulut, Investor Wall Street Tersenyum Lebar

Equity World | Ketua The Fed Tutup Mulut, Investor Wall Street Tersenyum Lebar

Equity World | JAKARTA - Saham-saham di Wall Street menguat pada akhir perdagangan Rabu pagi WIB berkat sinyal Ketua Federal Reserve Jerome Powell untuk tidak mengomentari kebijakan suku bunga.

Equity World | Mayoritas Bursa Asia Menguat, Mengikuti Kenaikan Wall Street

Indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 0,56 persen menjadi di 33.704,10 poin. Indeks S&P 500 bertambah 0,70 persen menjadi 3.919,25 poin. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 1,01 persen ditutup pada 10.742,63 poin.

Sektor jasa komunikasi merupakan sektor dengan kinerja terbaik hari ini, sementara sektor energi naik seiring dengan menguatnya harga minyak.

Dalam penampilan publik pertamanya tahun ini, Powell mengatakan di sebuah forum yang disponsori oleh bank sentral Swedia bahwa kemandirian Fed sangat penting untuk memerangi inflasi.

Komentar baru-baru ini oleh pejabat Fed lainnya telah mendukung pandangan bahwa bank sentral harus tetap agresif menaikkan suku bunga guna mengendalikan inflasi. Gubernur Fed Michelle Bowman mengatakan pada Selasa (10/1) bank harus menaikkan suku bunga lebih lanjut untuk memerangi inflasi yang tinggi.

"Semua orang bergantung pada setiap kata dari The Fed," kata Tim Ghriskey, ahli strategi portofolio senior di Ingalls & Snyder di New York dikutip dari Antara. Powell "tidak benar-benar mengatakan apa-apa" tentang kebijakan, tambahnya.

Investor dengan cemas menunggu laporan indeks harga konsumen (IHK) AS pada Kamis (12/1), yang diperkirakan akan menunjukkan moderasi harga tahun-ke-tahun pada Desember. 

Para pedagang bertaruh pada kenaikan suku bunga 25 basis poin pada pertemuan kebijakan Fed mendatang pada Februari. 

"Ada beberapa indikasi bahwa inflasi melambat secara signifikan. Apa yang benar-benar dicari investor adalah gap down dalam data inflasi utama yang mungkin bisa menarik perhatian The Fed," kata Ghriskey.

Saham Amazon.com Inc naik 2,9 persen dan memberi Nasdaq dan S&P 500 dorongan terbesar mereka. Saham Microsoft Corp naik 0,8 persen, sehari setelah Semafor, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah ini, melaporkan bahwa perusahaan teknologi sedang dalam pembicaraan untuk menginvestasikan 10 miliar dolar AS di OpenAI, pemilik ChatGPT. 

Minggu ini menandai dimulainya musim laporan keuangan kuartal keempat untuk perusahaan S&P 500, dengan hasil dari beberapa bank terbesar Wall Street akan dirilis akhir pekan ini. 

Saham bank investasi Jefferies Financial Group terangkat 3,8 persen pada Selasa (10/1), sehari setelah membukukan tahun terbaik kedua untuk pendapatan perbankan investasi. Perusahaan juga melaporkan penurunan 52,5 persen dalam laba kuartal keempat. 

Para analis memperkirakan laba S&P 500 secara keseluruhan telah turun 2,2 persen pada kuartal keempat dari tahun lalu, menurut data IBES dari Refinitiv, karena meningkatnya kekhawatiran tentang kenaikan suku bunga dan ekonomi.

Beberapa investor mengharapkan tanda-tanda bahwa Fed akan segera mengambil jeda setelah menaikkan suku bunga dana federal sebanyak tujuh kali pada 2022.