Selasa, 12 Mei 2020

Equity World | Pembukaan Kembali Ekonomi AS Dikhawatirkan, Wall Street Bervariasi

Equity World | Pembukaan Kembali Ekonomi AS Dikhawatirkan, Wall Street Bervariasi

Equity World | Saham-saham di Amerika Serikat (AS) ditutup bervariasi pada Senin waktu setempat (Selasa WIB). Kondisi itu terjadi karena investor khawatir terhadap rencana pembukaan kembali ekonomi Amerika Serikat di tengah ketidakpastian dari pandemi covid-19.

Mengutip Xinhua, Selasa, 12 Mei 2020, indeks Dow Jones Industrial Average turun 109,33 poin atau 0,45 persen menjadi 24.221,99. Sedangkan S&P 500 naik 0,39 poin atau 0,01 persen menjadi 2.930,19. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 71,02 poin atau 0,78 persen menjadi 9.192,34.

Sebanyak tujuh dari 11 sektor S&P 500 utama berakhir lebih rendah, dengan sektor keuangan dan energi masing-masing turun 1,94 persen dan 1,69 persen, memimpin penghambat. Perawatan kesehatan dan teknologi masing-masing naik 1,67 persen dan 0,7 persen, memimpin sektor yang menguat.

Hasil akhir yang campur aduk datang ketika semakin banyak negara bagian AS mulai mengurangi pembatasan pada bisnis. Tidak ditampik, rencana pembukaan kembali ekonomi di AS menuai pro dan kontra lantaran penyebaran covid-19 masih menjadi persoalan yang belum tuntas.

IHSG Dibuka Melesu 0,16 Persen, Ikuti Tren Pelemahan Bursa Asia | Equity World



"Investor akan tertarik untuk melihat apakah ekonomi dapat dibuka kembali secara berkelanjutan tanpa ancaman gelombang kedua yang signifikan dari kasus virus korona baru, terutama karena banyak negara, yang telah dibuka kembali, telah melaporkan kemunduran," kata Chief Investment Officer UBS Global Wealth Management Mark Haefele.

Pada Senin sore, lebih dari 1,34 juta kasus positif covid-19 telah dikonfirmasi dan dilaporkan di Amerika Serikat, dengan lebih dari 80.000 kematian, menurut Pusat Sains dan Teknik Sistem di Universitas Johns Hopkins. Untuk pekan yang berakhir 8 Mei, Dow Jones naik 2,6 persen, S&P 500 naik 3,5 persen, dan Nasdaq naik enam persen.

Senin, 11 Mei 2020

equityworld | IHSG Menghijau 0,91% di Senin Sore

equityworld | IHSG Menghijau 0,91% di Senin Sore

equityworld | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terapresiasi 0,91% ke level 4.639,11 pada penutupan perdagangan sesi II, Senin (11/05/2020). Sepanjang hari ini, IHSG bergerak dalam jangkauan mulai dari level terendah di 4.597,64 hingga level tertinggi di 4.659,86.

Sejumlah 6,04 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi 466.479 kali dan membukukan nilai transaksi harian sebesar Rp5,31 triliun. Pergerakan saham yang terpantau meliputi 222 saham naik, 161 saham turun, dan 168 saham lainnya stagnan.


Pasar Saham Asia dan Bursa Berjangka AS-Eropa Meningkat Awal Senin (11/5) | equityworld



Meskipun IHSG terapresiasi tinggi, aktivitas jual juga nampak ramai. Bursa mencatat, dalam sehari ini asing telah menarik dana hingga Rp273,94 miliar atau setara dengan Rp1,93 triliun dalam sepekan.

Bersama dengan IHSG, ketiga indeks saham Asia lainnya juga menguat, yakni Nikkei naik 10,5%, Hang Seng naik 1,60%, dan Strait Times naik 0,50%, sedangkan Shanghai turun 0,02%.

Jumat, 08 Mei 2020

PT Equityworld | Wall Street Melesat, Didorong Kenaikan Saham PayPal

PT Equityworld | Wall Street Melesat, Didorong Kenaikan Saham PayPal

PT Equityworld | Ketiga indeks utama Wall Street melesat pada penutupan perdagangan Kamis (7/5). Kenaikan saham PayPal mengalahkan data ketenagakerjaan AS yang melemah akibat pandemi virus corona.

Dilansir Reuters, Jumat (8/5), Dow Jones Industrial Average naik 211,25 poin atau 0,89 persen menjadi 23.875,89, indeks S&P 500 naik 32,77 poin atau 1,15 persen menjadi 2.881,19, dan Nasdaq Composite bertambah 125,27 poin atau 1,41 persen menjadi 8.979,66.
Nasdaq berhasil mencatatkan kenaikan positif, setelah turun lebih dari 20 persen sejak Maret. Sementara S&P 500 masih turun lebih dari 10 persen sejak awal tahun ini.
Saham PayPal Holdings (PYPL.O) melonjak 14 persen dan mendorong kenaikan S&P 500 dan Nasdaq, setelah perusahaan memproyeksi kenaikan volume pembayaran di kuartal kedua tahun ini, sebagai dampak kebijakan lockdown, yang mendorong masyarakat untuk berbelanja secara online.
Sahamnya berhasil bangkit setelah anjlok pada akhir Maret. Hal ini pun tak terlepas dari stimulus moneter dan fiskal yang digelontorkan bank sentral maupun pemerintah AS.


Abaikan Penurunan Laba, Citi Private Bank Minati Saham Asia  | PT Equityworld


Investor pun saat ini mencermati upaya sejumlah negara untuk mendorong perekonomian, termasuk dengan pelonggaran pembatasan di beberapa negara.
"Semuanya berjalan lancar sejauh ini dan saya pikir ada asumsi di pihak pasar bahwa itu pertanda baik," kata Brad McMillan, chief investment officer untuk Commonwealth Financial Network.

Sementara itu, data menunjukkan adanya kenaikan klaim pengangguran di AS. Ini menunjukkan PHK semakin meluas, dari sektor industri ke sektor ekonomi lainnya.
Pengembangan virus corona juga menjadi perhatian para investor. Saham Moderna Inc (MRNA.O) naik 8,7 persen, setelah perusahaan mempercepat rencana untuk melakukan uji coba vaksin COVID-19 pada awal musim panas ini.
Sekitar 10,4 miliar saham berpindah tangan di bursa saham AS, di bawah rata-rata harian 11,7 miliar selama 20 sesi terakhir.

Rabu, 06 Mei 2020

PT Equityworld | Wall Street menghijau, pelonggaran lockdown beri sentimen positif

PT Equityworld | Wall Street menghijau, pelonggaran lockdown beri sentimen positif

PT Equityworld | Wall Street bergerak naik pada perdagangan Rabu (6/5), di tengah harapan peningkatan aktivitas bisnis. Menyusul sejumlah negara bagian melonggarkan penguncian (lockdown) akibat wabah virus corona.

Melansir Reuters, pukul 10:45 pagi waktu setempat, Dow Jones Industrial Average naik 60,78 poin, atau 0,25% pada level 23.943,87, S&P 500 naik 10,94 poin atau 0,38% pada level 2.879,38. Sementara, indeks Nasdaq Composite naik 97,84 poin atau 1,11% pada level 8.906.,96.

Lima dari 11 indeks sektoral S&P diperdagangkan lebih tinggi, dengan indeks teknologi memimpin kenaikan karena para pedagang membeli saham yang dianggap tangguh.

Indeks saham acuan Amerika Serikat sekarang berada di jalur reli tiga hari beruntun. Namun, dengan data ekonomi makro masih menunjukkan resesi global yang parah, analis telah memperingatkan akan aksi jual lainnya.Terutama jika pembukaan kembali ekonomi memicu gelombang infeksi wabah virus coron.
Trump Acungkan 'Kapak Perang' dengan China, Wall Street Merah | PT Equityworld



Hari ini, pengusaha swasta AS mencatatkan rekor memberhentikan 20.236.000 pekerja pada bulan April.

Laporan yang lebih komprehensif dari Departemen Tenaga Kerja akan dirilis hari Jumat, sementara pembacaan klaim pengangguran awal akan dirilis pada hari Kamis.

“Kami tahu ini akan menjadi buruk sehingga cocok dengan klaim pengangguran. Banyak berita buruk untuk bulan April yang cukup diperhitungkan, ”kata Scott Brown, kepala ekonom di Raymond James di St. Petersburg, Florida.

PT Equityworld | Bursa Saham Asia Mulai Bangkit Meski Dibayangi Ketegangan China-AS

PT Equityworld | Bursa Saham Asia Mulai Bangkit Meski Dibayangi Ketegangan China-AS

PT Equityworld | Saham-saham di Asia Pasifik naik pada hari Selasa, dengan pasar tak ada perdagangan karena liburan.

Dikutip dari laman CNBC, Rabu (6/5/2020), Indeks Hang Seng Hong Kong naik 1,08 persen untuk mengakhiri hari perdagangannya di 23.868,66 setelah ditutup lebih dari 4 persen lebih rendah pada hari Senin.

Pemerintah kota mengumumkan pada hari Senin bahwa ekonomi Hong Kong berkontraksi 8,9 persen pada kuartal pertama dibandingkan dengan tahun lalu. Ini menjadi penurunan terbesar sejak 1974.

Dalam sebuah pernyataan, Sekretaris Keuangan Hong Kong Paul Chan mengatakan "lingkungan eksternal masih sangat menantang" meskipun situasi virus di kota tampaknya terkendali.


Bursa Pagi: Laju Indeks Global Mereda di Asia, IHSG Berpotensi Lanjutkan Kenaikan | PT Equityworld

"Ke depan di kuartal kedua, kami percaya bahwa bahkan jika ada perbaikan, peningkatan akan bertahap dan kecil," kata Chan.

Di Australia, S & P / ASX 200 naik 1,64 persen menjadi ditutup pada 5.407,10, dengan saham bank-bank besar seperti Commonwealth Bank of Australia dan Westpac semuanya naik. Itu terjadi saat Reserve Bank of Australia mengumumkan keputusannya untuk mempertahankan kebijakan.

"Secara global, pasar keuangan bekerja lebih efektif daripada sebulan sebelumnya, meskipun kondisinya belum sepenuhnya dinormalisasi," kata Gubernur RBA Philip Lowe dalam sebuah pernyataan yang mengumumkan keputusan bank sentral.

Selasa, 05 Mei 2020

PT Equityworld | Harga Emas Hari Ini, 5 Mei 2020

PT Equityworld | Harga Emas Hari Ini, 5 Mei 2020

PT Equityworld | Harga emas dunia melanjutkan tren penguatan hingga kemarin di tengah bayang-bayang penguatan mata uang dolar Amerika Serikat (AS).

Kemarin, Senin (4/5/2020) harga emas Comex kontrak Juni 2020 terpantau naik terpantau naik 0,65 persen ke posisi US$1.711 per troy ounce pada pukul 15.37 Waktu New York. atau Selasa (5/5/2020) pukul 02.37 WIB.

Setali tiga uang, harga emas di pasar spot  juga menguat 0,29 persen ke posisi US$1.705,31 per troy ounce. Harga emas Comex maupun spot hingga tahun berjalan (year to date) sudah naik lebih dari 12 persen.

Emas Sedang Turun, Ada yang Yakin ke US$ 1.800 | PT Equityworld



Pada perdagangan hari ini, harga emas mendapat banyak tekanan sejak awal perdagangan. Pukul 07.48 WIB, harga emas Comex untuk kontrak Juni 2020 turun 0,36 persen ke posisi US$1.706,60 per troy ounce.

Selanjutnya pada pukul 13.23 WIB, harga emas Comex  juga turun 4,90 poin atau 0,29 persen ke level US$1.708,40 per troy ounce, saat indeks dolar AS terkoreksi 0,09 persen atau 0,091 poin ke posisi 99,393.

Senin, 04 Mei 2020

PT Equityworld | Senin Sore, IHSG Terkoreksi 2,35%

PT Equityworld | Senin Sore, IHSG Terkoreksi 2,35%

PT Equityworld | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 2,35% ke level 4.605,49 pada penutupan perdagangan sesi II, Senin (4/05/2020). Sepanjang hari ini, IHSG bergerak dalam jangkauan mulai dari level terendah di 4.576,23 hingga level tertinggi di 4.716,35.

Sejumlah 5,59 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi 487.447 kali dan membukukan nilai transaksi harian sebesar Rp5,31 triliun. Pergerakan saham yang terpantau meliputi 111 saham naik, 286 saham turun, dan 139 saham lainnya stagnan.


Saham di Asia Pasifik Tergelincir Menanti Perkembangan Vaksin Virus Corona | PT Equityworld



Bersamaan dengan itu, aktivitas perdagangan bursa diwarnai oleh aksi jual investor. Bursa mencatat, dalam sehari ini asing dan domestik menghimpun keuntungan jual masing-masing sebesar Rp149,02 miliar dan Rp295,80 miliar.

Tak lebih baik daripada IHSG, kedua indeks saham Asia juga tertekan, yakni Hang Seng turun 4,20% dan Strait Times turun 2,04%. Sementara itu, dua indeks lainnya stagnan, yakni Nikkei dan Shanghai.